1. Pacaya, Guatemala
Merupakan tempat pendakian dengan gunung yang masih berstatus aktif dan pastinya sering terjadi letusan api yang tiba-tiba muncul. Mendaki dengan dikelilingi lava di gunung berapi, pasti menjadi sensasi yang mendebarkan bagi kalian.SahabatQQ
Untuk mendaki di sini perlu waspada dengan kondisi gunung berapi yang sewaktu-waktu berubah. Jika kalian sudah siap menghadapi kondisi pendakian yang ekstrem tersebut, maka kalian dapat menikmati keindahan aliran sungai lava di depan mata pada malam hari.
2. El Caminito Del Rey atau The Kings Pathway di Spanyol
Jalur pendakian ini termasuk ekstrem karena berada di tepi tebing yang sangat curam dengan ketinggian sekitar 91 meter di atas goa dal Vorke. Jalur pendakian ini terdapat jalan setapak yang berjarak antara satu papan dengan papan yang lain, pada tebing pun terdapat beberapa papan yang sudah hilang, sehingga perlu teknik dan kesabaran untuk melaluinya.
Jalur ini pernah ditutup oleh pemerintah Spanyol karena ada beberapa orang pendaki yang tewas saat melaluinya. Namun karena banyak pendaki yang antusias dengan jalur the king pathway, sehingga pemerintah merenovasi jalur ini hingga menghabiskan dana sekitar 165 Miliar dan dibuka kembali pada tahun 2015.
3. Puncak Cartenz, Jayawijaya
Keganasan jalur pendakian menuju Puncak Cartenz pantas dinobatkan sebagai jalur pendakian paling ekstrem di Indonesia. Banyak korban yang tewas sebelum berhasil menyelesaikan misi ke puncak. Bukan hanya faktor cuaca yang labil, jalur ini sangat terjal dan membutuhkan banyak teknik ketika melaluinya.
4. Mount Huashan, Tiongkok
Merupakan jalur pendakian yang terdiri dari papan-papan yang bergantungan di tebing-tebing, sambil menghadap tebing pendaki juga harus berpegangan dengan rantai di sepanjang tebing. Jalur pendakian ini ramai dikunjungi wisatawan bukan hanya karena ekstremnya pendakian, melainkan karena adanya situs budaya yang ada di dalamnya.
Bahkan pada tahun 2013 gunung ini menyabet rekor karena menerima 40 ribu pengunjung dalam waktu satu hari. Pemerintah bahkan menghabiskan dana 1 Triliun untuk membuat jalur yang lebih aman, namun bagi pendaki yang ingin merasakan jalur yang ekstrem bisa melalui jalur yang biasa.
5. Leukerbad Via Ferrata, Swiss
Bagi pendaki yang hobi bergelantungan, jalur pendakian ini bisa menjadi surganya. Jalur ini terkenal ekstrem dan sangat berbahaya bagi pendaki. Di mana jalur pendakian ini merupakan jalur dengan posisi pendakian vertikal sejauh 999 meter yang sangat tinggi dengan melewati batu-batuan kasar beserta tangga besi. Selama sekitar 8 jam pendaki harus fokus melihat ke depan di jalur yang bergelantungan meninggi.
6. K2, gunung perbatasan antara Pakistan dan Tiongkok
Merupakan gunung tertinggi ke-2 di dunia yang konon katanya lebih sulit didaki daripada Gunung Everest karena cuacanya yang buruk. Sekalipun melalui jalur termudah, pendaki juga harus menyebrangi gletser dan melalui batu-batuan yang sangat curam. Mereka juga harus melalui jalan setapak di rangkaian batu es yang mudah runtuh.Agen Domino99
7. Nanga Parbat, Pakistan
Dikenal sebagai Pemangsa Manusia, monster raksasa yang terletak di Kashmir ini merupakan kumpulan batu dan es yang sangat besar. Puncaknya merupakan puncak tertinggi kesembilan di dunia dan bagian selatan dari gunung ini mempunyai muka gunung tertinggi di bumi.
Nanga Parbat ternyata sudah memakan korban sebanyak 31 orang sebelum akhirnya seorang warga Negara Austria bernama Herman Buhl berhasil menaklukkannya pada tahun 1953.
Nah, itulah 7 macam jalur pendakian yang mengerikan di dunia. Dan bahkan demi ambisi ingin merasakan adrenalin, pendaki menepis semua rasa ketakutan akan kabar mengenai korban yang tewas akibat pendakian tersebut. Dari semua jalur pendakian yang menyeramkan tadi apakah kalian ingin mengunjungi salah satunya?











0 komentar:
Posting Komentar