beritatravel77 - Gua Pindul, salah satu destinasi wisata alam eksotis di Kabupaten Gunungkidul yang menarik dikunjungi. Di balik eksotis dan popularitasnya, ada sejarah Goa Pindul Jogja yang menarik diketahui.
Bagi wisatawan yang suka dengan wisata penuh tantangan, Gua Pindul adalah pilihan tepat. Di sini, wisatawan bisa cave tubing seru.
Lokasi dan Sejarah Goa Pindul Jogja
Slot Gacor & PKV Terpercaya 2025 - Daftar di SahabatQQ
Dikutip dari visitingjogja.jogjaprov.go.id, Gua Pindul berada di Dusun Gelaran, Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul.
Dibutuhkan waktu 1,5 jam perjalanan dari pusat Kota Jogja untuk menuju ke tempat wisata ini. Pasalnya, jarak antara Gua Pindul dan Kota Jogja mencapai 42 km.
Dikutip dari buku Pengelolaan Ekowisata Berbasis Goa Wisata Alam Goa Pindul, Surya Cipta Ramadhan Kete, (2016:5), sejarah Goa Pindul Jogja bermula dari dari perjalanan Ki Juru Martani dan Ki Ageng.
Atas perintah dari Panembahan Senopati Mataram, keduanya diminta untuk membunuh bayi dari putri Panembahan Senopati.
Dalam perjalanannya, keduanya berinisiatif untuk pergi ke Gunungkidul dan membiarkan bayi tersebut hidup.Sahabatqq
Bayi tersebut terus mengeluarkan air matanya, Ki Juru Martani dan Ki Ageng pun memutuskan untuk memandikan sang bayi. Ki Juru Mertani menaiki salah satu bukit dan menghentakkan kakinya.
Dengan kesaktiannya, bukit tersebut runtuh dan lubang besar menganga dengan aliran air di bawahnya, lalu bayi tersebut dimandikannya ke dalam goa yang terletak pada lubang besar tersebut.
Saat sedang dimandikan, sang bayi terbentur batu yang ada di dalam gua. Terbentur jika diartikan dalam bahasa Jawa adalah kebendul. Dari peristiwa itulah, gua ini dinamakan Gua Pindul yang memiliki arti pipi kebendul.
Sejarah pengembangan Gua Pindul berawal saat acara Pelatihan Pengenalan Desa Wisata oleh Dinas Pariwisata Gunungkidul pada 8-9 Juni 2010 berlangsung.
Dalam acara tersebut diperkenalkan berbagai usaha pengembangan desa wisata. Acara tersebut dihadiri oleh kelompok Sadar Wisata Desa Bejiharjo.
Pengembangan yang lebih serius terhadap WAGP berawal dari studi banding yang dilakukan pengelola desa wisata Bejiharjo ke Desa Wisata Candirejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang pada tanggal 11 Juni 2010.
Selang dua hari setelah acara Pelatihan Pengenalan Desa Wisata, ketua pengelola menyampaikan bahwa Desa Bejiharjo memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi Desa Wisata yang maju. Dari situlah, pengelola desa wisata Bejiharjo mulai lebih serius untuk mengembangkan Gua Pinggul.Agen Domino99
Peresmian wisata Gua Pindul bertepatan dengan event bernama fam tour pada tanggal 10 Oktober 2010 yang dihadiri oleh para pejabat Kabupaten Gunungkidul. Saat itu acara dilangsungkan di area depan mulut gua dengan pendirian beberapa gazebo.
Itulah sejarah Gua Pindul yang sudah ada sejak masa Panembahan Senopati Mataram tahun 16 Masehi. Gua Pindul kemudian dikembangkan menjadi destinasi alam yang memukau banyak wisatawan untuk berdatangan hingga hari ini.



0 komentar:
Posting Komentar